Creating a Concert

Waduh udah lama banget ga ngeblog lagi. Iya, lagi sibuk nyiapin konser tahunan PSM-ITB dan kegiatan-kegiatan himpunan. Kali ini mau share apa aja yang didapat selama kesibukan yang menyita waktu ini (termasuk waktu belajar T___T)

Jadi, buat yang belum tahu, Mei akhir ini (tanggal 26, kalau tidak ada aral melintang), Paduan Suara Mahasiswa ITB akan menyelenggarakan konser pembinaan anggota tahunannya yang bertajuk Atras Agora. Apa itu Atras Agora? Diambil dari Bahasa Portugis, Atras Agora bermakna Dulu dan Sekarang. Kenapa diambil nama itu, karena di konser kali ini kami akan membawakan lagu-lagu klasik paduan suara dan juga lagu-lagu modern bertemakan pop jazz gitu. Harapannya sih, ga cuma yang freak paduan suara aja yang bisa menikmati, tapi semua kalangan. Stigma masyarakat kita kan kalo paduan suara langsung dikaitkan sama lagu-lagu kuno gerejawi gitu.

Nah, ngurusin konser ini itu yang ternyata sangat menyita waktu. Menyita perhatian dan konsentrasi belajar. Soalnya, baru kali ini dipercaya menjadi ketua konser. Puji Tuhan banget tapi, jadi belajar banyak banget hal. Apa aja? Yang jelas, banyak banget nih masalah-masalah yang ada, dan seakan tidak berakhir. Kayaknya masalahnya ga pergi-pergi, yang ada malah numpuk. Sempet stress dan bingung (sampe sekarang juga masih sih terkadang), tapi Tuhan menegur saya saat saat teduh saya. Kayaknya selama ini saya terlalu berorientasi pada masalah-masalah yang ada, dan tidak pada solusi. Saya terlalu sering tenggelam dalam depresi tidak berkesudahan (halah :p) tanpa ingat kalau sebenarnya saya punya Tuhan yang luar biasa besar dan kuat. Masalah saya ini tidak ada apa-apanya dibandingkan kuasa Tuhan. Malah, kayaknya Tuhan bolehkan masalah-masalah ini ada biar saya senantiasa berpengharapan pada Tuhan. Sangat menegur saya.

Terus, saya juga bertemu banyak orang dan merasakan kalau orang tuh bisa sangat berbeda dari kita. Di kepanitiaan konser ini, saya bersyukur sekali punya panitia yang luar biasa. Sangat bertanggung jawab dan menyenangkan. Senang bekerja sama mereka. Tuhan percayakan saya untuk bekerja bersama-sama dengan mereka, dan itu suatu hal yang sangat terhormat. Saya belajar untuk menjadi pemimpin yang baik: yang mengayomi tapi juga berpendirian. Susah sih awalnya, tapi lama-lama bisa 😀

Konser kali ini masih on-progress. Buat yang baca, mohon doanya yah. Mulai kerasa pentingnya membagi waktu. Banyak yang masih keteteran, dan tentu saja, banyak yang harus dikejar.

Semangaaaaat 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s