What’s been on my mind lately…

Jadi, ceritanya dua hari lagi mau konser. Sebagai penyanyi (dan juga panitia), saya jujur menyimpan ketakutan karena persiapan pribadi saya sebagai penyanyi terdistraksi dengan tugas saya sebagai panitia. Tuhan ijinkan saya untuk bisa memegang tanggung jawab menghimpun dana konser, by all means necessary.

Banyak usaha yang sudah dilakukan untuk menghimpun dana, dan entah kenapa, hasilnya tidak sesuai dengan dugaan awal saya. Saya jadi harus lebih ekstra kerja keras untuk menghimpun dana, dan puji Tuhan, hasilnya tidak mengecewakan amat menurut saya pribadi. Standar saya memang tidak setinggi biasanya dalam mengemban tugas ini, dikarenakan ini pengalaman pertama saya. Overall, saya cukup bangga dengan pencapaian saya pribadi, pencapaian kami panitia secara umum. Banyak hal yang saya dapatkan dari sini. Banyak banget. Secara tidak langsung, ini membentuk karakter saya lho. Kalau di awal saya mempertanyakan kenapa kok saya mau-maunya dikasih tugas beginian, sekarang saya udah ada beberapa jawaban yang membuat saya yakin kenapa Tuhan bolehkan saya pegang tanggung jawab ini.

Oke, back to topic. Tugas sebagai panitia ini memang bukan excuse ya seharusnya bagi saya untuk bisa bernyanyi dengan baik (latihan yang rutin, maksudnya). Namun, jujur saya masih sulit membagi waktu saya untuk mengerjakan tugas saya sebagai panitia dan bernyanyi, di samping belajar dan ujian-ujian tentunya (semua orang juga wajib belajar dan ujian kan ya). Malahan, di awal-awal, saya berencana untuk tidak menyanyi di konser kali ini, cukup menjadi man behind the curtain aja. Tapi, dengan berbagai pertimbangan di akhir, saya memutuskan untuk ikut menyanyi.

Sisi manusia saya merasa sangat cemas dengan konser ini. Saya merasa belum sepenuhnya menguasai lagu dan mempersiapkan teknis penjualan (kita bakal jualan sesuatu gitu ceritanya) di hari-H konser dengan baik. Belakangan ini banyak ‘gangguan luar’ berupa ujian-ujian yang tak kunjung menerpa. Tapi, sisi lain saya berkata, tidak seharusnya saya cemas. Tuhan pasti akan bukakan jalan. Yang harus saya lakukan adalah, mengerjakan bagian saya dengan sebaik-baiknya. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari kan 🙂

Trus, pikiran juga lagi terpecah ke perasaan-perasaan ga penting yang belakangan ini entah kenapa muncul. Jadi, saya akui, belakangan ini saya jadi agak sensitif dan murung tiba-tiba. Selalu ada aja yang dipikirin. Disini saya merasa, bahwa saya masih harus belajar mengendalikan perasaan saya. Masih harus banyak belajar. Makasih buat orang-orang yang sudah mau mengingatkan saya lho 🙂

Nah, disini saya sekalian mau promosi. Dateng dong ke konser kami, PSM-ITB. Konser emas kami, nantinya akan dibawakan oleh mahasiswa dan alumninya. Konser yang terbilang langka, soalnya penampilnya mahasiswa dan alumni. Pastinya konser kali ini akan dikemas dengan lebih mewah dan akan selalu dikenang. Kalo mau tau lebih lanjut, bisa hubungi Helena di 0899 7062037 😀

Oke deh, itu dulu aja. Paling tidak, setelah nulis ini perasaan jadi agak lega dikit, dan semoga bisa jadi berkat juga tulisan ini. Sekarang, mau tidur, biar suara tetap terjaga :p

Cheers!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s